Tuesday, 11 March 2014

Caraku Menjaga Cintaku

Sengaja aku ku tak menghubungimu, Tak juga mengirim pesan untuk menanyakan kabarmu. Mungkin ini tak biasa, Tapi bagiku,  Inilah cara terbaik mencintaimu. Aku mencintaimu dengan cara menjauh darimu, Bukan karena aku mulai tak menyukaimu,  Justru karena aku sangat mencintaimu,  Dan aku ingin menjagaku juga menjagamu, Menjaga tulusnya hatimu, juga menjaga kesucian hatiku. Inilah caraku mencintaimu, Dalam diamku, Dalam ketulusanku,  Dalam kesucianku, Dalam cara tak biasaku, Meski sulit,  Meski berat, Meski sakit untukku,  Namun ku tahu ini pilihan terbaik agar kita tak terlalu saling mengharap.  Karena berharap hanya pantas pada  Sang Pemilik Hati, Karena berharap hanya pantas digantungkan pada Sang Pemilik Cinta, Pada-Nya kuharap Dia kan menjagamu  untukku, Pada-Nya kutitipkan hatimu, Biarlah ku hanya bisa menyapamu lewat senandung doa,  Agar Untukmulah segala kebaikan, Agar bersamamulah segala keindahan





Friday, 28 February 2014

Separuh Kamu


Di siang ini hatiku mendadak penuh,dadaku berasa sesak. Bulir embun dini hari yang masih menusuk tulang membuatku meringkukkan tubuhku lebih dalam. Perasaan apa yang mengalir dalam darahku kali ini? kadang membuncah....dan bisa tiba-tiba redup dalam sekejap. Aku diam... aku berpikir.. keberadaanmu membuatku merasa ambigu, ketiadaanmu terasa olehku bagai gelas kosong yang hampa.

Aku jatuh cinta..?.........mungkin...?!?...tapi seharusnya tak mungkin! Namun hadirmu mulai mengendap-endap, suaramu mulai mencoba mencuri-curi dengarku, aku risau tentangmu, karena aku hanya memiliki separuh kamu, tak mungkin ku menolak semua ini, karena hadirmu sungguh memberi arti..



semangat, beib...!



Wednesday, 26 February 2014

Where are you?


Kemanakah kau.. Love?
Aku tulis catatan ini ketika nurani ku terombang ambing dalam ragu yang membisu. Dini hari menjelang sudah, tak sepejampun sepasang kelopak mata ini terlelah, sunyi..sepi..dunia ini seakan hanya aku satu-satunya manusia yang terjaga dengan luka yang menghujam.
 
Ragu.. tapi akhirnya ku tetap mencoba menyapa cintamu..menit ke menit dan beranjak jam, tak ada jawaban...tertunduk kepala lesu, seperti seonggok kertas yang mulai usang tergerus masa. Sementara angin dingin yang menelusup masuk berubah menjadi udara yang lembab berembus panas, menyatu bersama degup jantungku yang mulai kehilangan jejaknya.

Kemana gerangan engkau pergi embunku,,?! bisakah ajari aku mencari peta raga dan hati mu? 



---always here---



Wednesday, 12 February 2014

Kamu itu diriku...

Cinta itu adalah satu dan seharusnya bersatu. Tapi ternyata jarak adalah batas aku dan kamu berada ditempat berbeda. Membayangkanmu tanpa harus menemuimu itu memang sudah aturannya. Aku dan kamu..terpisahkan disudut yang sulit di pertemukan..Kita punya batas..entah sampai kapan kita kuat untuk terus bertahan..

Mempertahankan cinta yang berjarak ini, hanya sekedar membayangkanmu dihadapanku membuatku mengerti banyak hal tentang diriku..Saat keadilan Tuhan membuat kita banyak bicara...dan memperotes kenapa ini harus terjadi pada kita??

Saat cinta berjarak membuat kita semakin mengerti bahwa rindu itu sangat menyakitkan... entah berapa banyak jeda lagi yang harus menjadi pemberhentianku.. Saat hati lelah untuk menunggu...Aku memelukmu dalam rindu...Kita sama-sama mengerti bahwa cinta itu bukan sekedar menunggu lalu bertemu.. Tapi bagaimana kita bertahan saat tak dipertemukan...dan setia seharusnya menjadi harga mati..

Masa laluku adalah milikku di masa itu dan kamu adalah semua yang ku punyai dimasa ini...masa yang kita sedang jalani..dan nanti kita pasti punya banyak cerita untuk masa masa berikutnya karena kita akan bersama untuk waktu yang lama..entah kapankah itu akan terjadi...?




Monday, 20 January 2014

Broken Angel

Terkadang mengalah disuatu perselisihan memang diperlukan agar tidak terjadi perpecahan. Namun lebih banyak menderita bathin tatkala kita berada diposisi benar dan kemudian dipojokkan. Terasa sesak menahan rasa sakit dan kecewa. 

Entah, sudah kali berapa hal ini terjadi. Tujuan mengalah hanya tidak ingin berimbas pada kebahagiaan anak-anak. Sakit memang, disatu sisi kita harus berupaya bersikap bahagia didepan anak. Disisi lain, juga harus menampakkan sikap bahwa kita sudah menerima kesalahannya dengan lapang dada walaupun hal itu terus berulang.

Terkadang ku bertanya, siapa yang akan memihakku sekarang? Siapa yang akan membelaku ketika keadaan memojokkanku ke sudut yang paling parah? Siapa yang akan membelaiku lembut disaat tangis tertumpah? Semua orang akan menyalahkan keegoisanku pada pekerjaan. Semua akan menyudutkanku karena keputusanku yang telah ku ambil 6 tahun silam. 

Tak ada yang bisa ku harapkan. Saatnya memulai langkah ini sendiri. Mencari bahagia sendiri, mencari kehidupan yang mandiri. Sudahlah... Tuhan tau aku mampu. Dia tidak akan pernah mengujiku separah ini jika ku tak sanggup melaluinya. but.... its so hurt, God...!





Friday, 3 January 2014

Bekerja dan Bahagia itu sederhana.....

Entah sudah berapa kertas kuremas hasil print-out yang keliru kemudian ku lempar ke tempat sampah. Seakan hari ini banyak sekali kekurangjelianku terhadap pekerjaan. Sungguh benar-benar tidak fokus... walo cuma satu line saja sudah mengubah pola pekerjaan secara keseluruhan. Sampai kapan ini berulang?

Jika dilihat dari sudut pandang efisiensi, jelas itu bukan...karena kertas-kertas itu sebenarnya masih bisa dipakai dibagian belakangnya yang masing blank. Tapi karena gregetan liat hasilnya... walhasil jadilah kertas itu bola-bola kecil yang siap ku lempar laksana pemain basket profesional. whats wrong?

Bekerja dengan suasana nyaman dan hati senang sangat membantu dalam penyelesaian. Namun justru itu yang sangat susah ditemukan. Tatkala suasana kantor begitu ramainya sehingga menghilangkan konsentrasi bahkan ketika hati sangat sedih, gundah gulana ato galau tingkat dewa sangat manjur membawa kita pada ketidaksuksesan.

Bekerja dengan hati yang bahagia sebenarnya sangat sederhana. Hanya perlu dukungan kecil dari orang-orang sekitar. Memberi motivasi walau hanya mengucapkan kata "good luck".... "have a nice day" mungkin bisa jadi hulu peledak semangat. hmmm.....so simple...  apalagi klo ada yang bilang :

"i love you so much...... !"
"muaaahhhhh...... muaaaahhhh.......... muaaaaahhhhhhhhhhhh!"

WeeEw...!




i need your support

Monday, 30 December 2013

Kau memang yang terindah

Malam ini begitu sunyi setelah komunikasi terhenti. Entah perasaan apa yang mulai mengarungiku, seakan-akan ada sesuatu yang hilang setelah kepergianmu. Ku coba untuk menerjemahkan sendiri arti hadirmu... dan ku hanya bisa menyimpulkan kau memang yang terindah.....

Bahagia saat bersama, sedih saat kau tak ada. Mungkinkah ini yang dinamakan cinta? Sepertinya cinta tak mengenal usia, waktu bahkan orangnya. Cinta ternyata memang datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan begitu dalam. Cinta juga datang kepada orang yang masih percaya bahwa cinta itu ada walaupun mereka telah sakit karena pengkhianatan. Cinta pun datang kepada mereka yang masih ingin mencintai dan yang mempunyai keberanian untuk membangun kembali sebuah kepercayaan. Dan aku menemukan cinta ada pada dirimu...sungguh kau adalah yang terindah...