Wednesday, 11 January 2012

Kota-Kota yang katanya wajib dikunjungi Tahun 2012

Menurut sumber dari www.casavina.com, ada beberapa kota yang wajib dikunjungi di Tahun 2012... coba kita simak deh :
  1. London, Inggris.........Perhelatan olahraga Olimpiade 2012 akan dilaksanakan di kota ini. Ibu kota Britania Raya ini merupakan tempat yang sangat mengasyikkan karena memiliki banyak objek wisata menarik untuk dikunjungi, mulai dari Wisata sejarah, arsitektur, pertunjukan kesenian kuno maupun kontemporer semuanya ada di kota ini. Bagi Anda yang ingin menikmati suasana royal wedding, beberapa agen perjalanan dan wisata di kota ini menghadirkan paket tur, Will dan Kate dalam penawaran mereka
  2. Muscat, Oman..........salah satu kota terbesar di Oman ini memiliki paket wisata yang lengkap, mulai dari berkunjung ke pasar-pasar tradisional, pantai yang indah, diving, trekking, safari padang pasir sampai panjat tebing. Untuk itu guna menunjang kegiatan pariwisata di kota ini pemerintah setempat pun berkomitmen untuk memperbanyak resor dan kegiatan acara kebudayaan di tahun 2012 ini
  3. Bangalore, India.............Kota ini merupakan tempat yang sesuai bagi Anda yang menyukai keunikan budaya yang tidak biasa. Selain itu, kota ini juga merupakan kota modern yang bisa menjadi magnet kalangan wisatawan muda.
  4. Cadiz, Spanyol..............kota Cadiz disebut sebagai kota budaya, kota ini terkenal dengan berbagai kegiatan kebudayaan masyarakat setempat, mulai dari karnaval tahunan yang digelar secara rutin di kota ini. Selama karnaval, orang-orang di kota ini mengenakan pakaian yang sangat mewah selama dua pekan. Pada saat perayaan karnaval inilah saat yang tepat bagi Anda untuk mengunjungi kota ini.
  5. Stockholm, Swedia.............kota Stockholm merupakan kota yang tepat untuk dikunjungi. Di sini Anda bisa menikmati 50 jembatan, 100 museum yang dibangun dengan arsitektur abad pertengahan
  6. Guimaraes, Portugal.............Menikmati beragam acara mulai dari musik, film, fotografi, seni, arsitektur, sastra, teater, tari dan seni jalanan mungkin kegiatan yang mengaksyikan untuk menghabiskan waktu liburan. Untuk itu tak ada salahnya jika Anda berkunjung ke kota Guimaraes, kota yang dinobatkan sebagai kota budaya Eropa tahun 2012 ini akan menjadi promotor acara keragaman budaya Eropa yang menampilkan berbagai acara untuk menghibur wisatawan yang datang ke kota in
  7. Santiago, Chilli...............Bagi Anda penikmat wisata petualangan, berkunjung ke salah satu negara di Amerika Selatan yaitu di negara Chili bisa menjadi salah satu pilihan Anda untuk menikmati liburan. Menjelajahi setiap sudut ibu kota Chili yaitu Santiago bisa memberikan pengalaman menarik bagi Anda tanpa harus berdesak-desakan dengan turis lain. Santiago merupakan kota yang harus dijelajahi sambil mencicipi kelezatan kopi khas yang dimiliki oleh negara ini.
  8. Hongkong, China............Salah satu kota terbesar di China ini memang paling pas untuk menikmati wisata romantis, terlebih lagi jika Anda berkeliling kota menggunakan kapal pesiar ‘Star Ferry’. Berlayar dari Victoria Harbour, menyusuri gugusan pulau antara Hong Kong dengan Kowloon bisa memberikan kesan mendalam terhadap kota ini
  9. Orlando, USA..............Bila Anda mengunjungi kota Orlando pada tanggal 25 dan 26 Februari 2012 mendatang merupakan pilihan yang tepat karena pada tanggal ini kota Orlando akan menjadi tuan rumah NBA All Star. Ajang pesta olahraga basket terbesar di dunia ini akan dihadiri oleh sederetan bintang legendaris NBA serta berbagai musisi dan selebritis tenar dunia.
  10. Darwin, Australia.............Negara ini tak hanya terkenal dengan atraksi Kangguru atau Koalanya. Bila Anda berminat, Anda bisa menyaksikan atraksi buaya yang menjadi pilihan menarik menikmati kota Darwin. Kota ini merupakan habitat alami buaya yang menawarkan paket wisata menguji tingkat adrenalin sambil berenang bersama buaya.
entah ya......tapi bagiku masih bagus INDONESIA...dari ujung Sumatera ampe Papua...ga kalah menariknya.....lagipula....doitnya kagak ade....hehe...pisss!

Aceh diguncang Gempa

Menurut Liputan6.com, Hari ini Banda Aceh: Gempa berkekuatan 7,6 skala Richter disertai peringatan tsunami membuat warga di sejumlah wilayah Aceh berhamburan keluar rumah, Rabu (11/1) dinihari. Di Banda Aceh, misalnya. Trauma bencana tujuh tahun silam membuat warga berhamburan keluar mencari lokasi yang tinggi dan menjauh dari kawasan laut. Ribuan warga seperti dari Ulhele, Khaju, dan Lhoknga menyelamatkan diri dengan membawa bekal seperti pakaian dan makanan. Warga tumpah ruah di sepanjang jalan Kota Banda Aceh menuju Aceh Besar. Sebagian warga membawa kendaraan, sebagian lagi berjalan kaki. Warga terus berlari mengarah ke kawasan yang lebih tinggi. Gempa 7,6 Skala Richter mengguncang Aceh, sekitar 01.36 WIB. Gempa ini disertai peringatan adanya tsunami untuk Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, dan Lampung. Berdasarkan informasi Badan Klimatologi Metereologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di kedalaman 10 kilometer.

Banda Aceh yang berada di ujung pulau Sumatera, menurut Prof Dr Munirwansyah (Ketua Bidang Geoteknik Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah)) merupakan kota yang rawan gempa.Ibu Kota Provinsi Aceh ini, menurutnya, juga diapit dua patahan besar lempeng bumi. Yakni, patahan Darul Imarah dan patahan Darussalam yang merupakan sesar aktif dan paling peka terhadap getaran pergeseran. Ini pula yang menyebabkan, hampir seluruh gempa yang episentrumnya di laut atau di darat Pulau Sumatera, dirasakan getarannya oleh penduduk Banda Aceh.

Sebetulnya, sudah lama dan lumayan banyak geolog yang tahu bahwa Banda Aceh rawan, bahkan sangat rawan gempa. Kota ini malah layak dijuluki “city on the ring fire”, kota di atas cincin (gunung) api, karena besarnya potensi gempa vulkanik, mengingat di dekat Banda Aceh, terdapat Gunung Seulawah Agam yang masih aktif. Tapi para geolog punya alasan dan pertimbangan tersendiri, sehingga lumayan lama informasi mengenai Banda Aceh yang rawan gempa itu ditahan-tahan untuk tidak dipublikasi. Kebanyakan geolog berpendapat, karena penduduk Banda Aceh dan sekitarnya baru saja mengalami duka tak terperi akibat gempa 9,1 Richter yang memicu tsunami pada 26 Desember 2004, sehingga geolog menahan diri tidak membeberkan informasi yang mencekam itu ke ranah publik. Para ilmuwan di bidang dinamika kebumian itu sepertinya tidak ingin penduduk Banda Aceh dan sekitarnya gundah dan merasa “terteror” oleh kabar bahwa kota yang mereka diami ternyata rawan gempa. 


Kondisi Geologi :
Aktivitas geologi di wilayah Aceh dimulai pada zaman Miosen, yakni saat diendapkannya batuan yang dikenal sebagai Formasi Woyla. Pada zaman tersebut dihasilkan struktur geologi yang berarah selatan-utara, yang diikuti oleh permulaan subduksi lempeng India-Australia terhadap lempeng Eurasia pada zaman Yura Akhir. Pada periode Yura Akhir-Kapur diendapkan satuan batuan vulkanik. Selanjutnya, di atas satuan ini diendapkan batu gamping (mudstone dan wreckstone) secara tak selaras berdasarkan ditemukannya konglomerat atas.
 
Pada akhir Miosen, Pulau Sumatera mengalami rotasi searah jarum jam. Pada zaman Pliopleistosen, arah struktur geologi berubah menjadi barat daya-timur laut, di mana aktivitas tersebut terus berlanjut hingga kini. Hal ini disebabkan oleh pembentukan letak samudera di Laut Andaman dan tumbukan antara Lempeng Mikro Sunda dan Lempeng India-Australia terjadi pada sudut yang kurang tajam. Terjadilah kompresi tektonik global dan lahirnya kompleks subduksi sepanjang tepi barat Pulau Sumatera dan pengangkatan Pegunungan Bukit Barisan pada zaman Pleistosen.
 
Pada akhir Miosen Tengah sampai Miosen Akhir, terjadi kompresi pada Laut Andaman. Sebagai akibatnya, terbentuk tegasan yang berarah NNW-SSE menghasilkan patahan berarah utara-selatan. Sejak Pliosen sampai kini, akibat kompresi terbentuk tegasan yang berarah NNE-SSW yang menghasilkan sesar berarah NE-SW, yang memotong sesar yang berarah utara-selatan.
 
Pola tektonik wilayah Aceh dikontrol oleh pola tektonik di Samudera Hindia. Samudera Hindia berada di atas lempeng samudera (Indian – Australian Plate), yang bergerak ke utara dengan kecepatan 6–8 cm per tahun. Pergerakan ini menyebabkan Lempeng India – Australia menabrak lempeng benua Eropa – Asia (Eurasian Plate). Di bagian barat, tabrakan ini menghasilkan Pegunungan Himalaya; sedangkan di bagian timur menghasilkan penunjaman (subduction), yang ditandai dengan palung laut Java Trench membentang dari Teluk Benggala, Laut Andaman, selatan Pulau Sumatera, Jawa dan Nusa Tenggara, hingga Laut Banda di Maluku
Di Sumatera, penunjaman tersebut juga menghasilkan rangkaian busur pulau depan (forearch islands) yang non-vulkanik (seperti: P. Simeulue, P. Banyak, P. Nias, P. Batu, P. Siberut hingga P. Enggano), rangkaian pegunungan Bukit Barisan dengan jalur vulkanik di tengahnya, serta sesar aktif ’The Great Sumatera Fault’ yang membelah Pulau Sumatera mulai dari Teluk Semangko hingga Banda Aceh. Sesar besar ini menerus sampai ke Laut Andaman hingga Burma. Patahan aktif Semangko ini diperkirakan bergeser sekitar sebelas sentimeter per tahun dan merupakan daerah rawan gempa bumi dan tanah longsor.

Di samping patahan utama tersebut, terdapat beberapa patahan lainnya, yaitu: Sesar Aneuk Batee, Sesar Samalanga-Sipopok, Sesar Lhokseumawe, dan Sesar Blangkejeren. Khusus untuk Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dihimpit oleh dua patahan aktif, yaitu Darul Imarah dan Darussalam. Patahan ini terbentuk sebagai akibat dari adanya pengaruh tekanan tektonik secara global dan lahirnya kompleks subduksi sepanjang tepi barat Pulau Sumatera serta pengangkatan Pegunungan Bukit Barisan. Daerah-daerah yang berada di sepanjang patahan tersebut merupakan wilayah yang rawan gempa bumi dan tanah longsor, disebabkan oleh adanya aktivitas kegempaan dan kegunungapian yang tinggi. Banda Aceh sendiri merupakan suatu dataran hasil amblesan sejak Pliosen, hingga terbentuk sebuah graben. Dataran yang terbentuk tersusun oleh batuan sedimen, yang berpengaruh besar jika terjadi gempa bumi di sekitarnya.

Penunjaman Lempeng India – Australia juga mempengaruhi geomorfologi Pulau Sumatera. Adanya penunjaman menjadikan bagian barat Pulau Sumatera terangkat, sedangkan bagian timur relatif turun. Hal ini menyebabkan bagian barat mempunyai dataran pantai yang sempit dan kadang-kadang terjal. Pada umumnya, terumbu karang lebih berkembang dibandingkan berbagai jenis bakau. Bagian timur yang turun akan menerima tanah hasil erosi dari bagian barat (yang bergerak naik), sehingga bagian timur memiliki pantai yang datar lagi luas. Di bagian timur, gambut dan bakau lebih berkembang dibandingkan terumbu karang.
(sumber : http://piba.tdmrc.org)
Pencegahan Bencana :
Berdasarkan UU Nomor 24/2007 tentang Penanggulanan Bencana, bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam, antara lain gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan dan tanah longsor. Kejadian gempa di Banda Aceh dikategorikan sebagai bencana alam. Hal-hal yang perlu diantisipasi sebelum terjadinya bencana alam, adalah :
  1. Pemerintah sebaiknya memetakan daerah-daerah yang ada di wilayah patahan atau sesar aktif tersebut. Apabila ada zona yang dinyatakan potensial dilanda gempa besar, maka sepatutnya zona tersebut tidak dimanfaatkan untuk pemukiman warga dan tidak dibangun perkantoran. Tempat yang rawan bencana, sebaiknya diperuntukkan hanya sebagai daerah terbuka hijau.  hal ini sebenarnya sudah di akomodir dalam Rencana Tata Ruang Wilayah. sehingga perlu perhatian khusus dalam implementasinya.
  2. Pencegahan bencana melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan risiko bencana, baik melalui pengurangan ancaman bencana maupun kerentanan pihak yang terancam bencana.

Tuesday, 10 January 2012

Kota dan Pembauran Sosio-Kultural dalam Interaksi Antar Sukubangsa


Perubahan dan pertumbuhan Kota-kota di Indonesia telah menampilkan gambaran mobilitassosial budaya yang unik dan menarik. Perpindahan (urbanisasi) penduduk ke kota dari berbagai kawasan budaya etnis dan tingkat social ekonomi, sedemikian rupa sehingga tidak saja mengakibatkan perubahan-perubahan dalam interaksi social masyarakat tetapi juga mengakibatkan terbukanya cakrawala hubungan antara lingkungan alam dan binaan manusia, misalnya kota itu sendiri.

Kota sebagai pusat berkumpulnya berbagai lapisan masyarakat, baik dari segi profesi, tingkat pendidikan hingga perbedaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat tersebut. Keanekaragaman sukubangsa dengan budayanya di wilayah kota merupakan kekayaan bangsa yang perlu mendapat perhatian khusus. Kekayaan ini mencakup wujud-wujud kebudayaan yang di dukung oleh masyarakatnya. Setiap sukubangsa memiliki nilai-nilai budaya yang khas. Perbedaan ini akan nyata dalam gagasan-gagasan dan hasil karya yang akhirnya dituangkan lewat interaksi antar individu, antar kelompok dan alam sekitarnya.

Pola hubungan social ekonomi dan social budaya di perkotaan merupakan bagian lain dari kemajemukan masyarakat. Kota dapat mewadahi berbagai aktivitas masyarakatnya, seperti perdagangan, pendidikan, kesenian, upacara adat dan sebagainya. Aktivitas ini tentu saja memerlukan ruang, baik yang bersifat umum (structural) maupun khusus (cultural). Ruang yang bersifat umum dapat disebut sebagai ruang yang dapat digunakan bersama oleh individu-individu yang berbeda adat istiadatnya. Ruang ini dapat berupa taman-taman, lapangan olahraga, pasar dan sebagainya sebagai media pertemuan suku bangsa dalam melakukan transaksi-transaksi. Sedangkan ruang yang bersifat khusus diidentifikasikan sebagai ruang personal yang digunakan oleh individu-individu yang mempunyai persamaan budaya, seperti Kampung Jawa, kampung Bugis, kampung Madura dan sebagainya.

Dalam kehidupan kota dapat terjadi 2 faktor, yaitu fantor pengintegrasi dan factor segresi. Dalam pengertian integrasi itu termasuk penyeimbangan, penyatupaduan, penggabungan dan pemersatuan yang dengan sendirinya semua bagi kepentingan umum. Sedangkan pengertian segresi dapat berarti pemisahan dan atau pemencilan yang tentunya hal ini tidak baik karena menghendaki pemisahan suku atau pemencilan suku lain yang mengakibatkan rasa persatuan dalam masyarakat tidak terwujud. Namun dalam pengertian lebih luas, segresi dapat memungkinkan munculnya kultur baru dalam masyarakat, seperti adanya perpaduan budaya yang dihasilkan oleh suatu suku melalui perkawinan antar sukubangsa sehingga segregasi memungkinkan timbulnya integrasi dalam kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut, perencanaan kota dapat mengakomodasi kemungkinan tersebut diatas untuk menciptakan kehidupan majemuk yang lebih bernuansa melalui upaya mengidentifikasi pola-pola hubungan masyarakat antar suku yang dapat dilihat dari perspektif sosio-kultural dan peranan masyarakat setiap suku dalam pembentukan dan pemanfaatan ruang kota yang mencerminkan hasil cipta cultural sebagai tempat bagi segala dimensi kehidupan manusia, kemudian memberikan pola-pola ruang positif berdasarkan penemukenalan hubungan antar masyarakat tersebut.

Monday, 9 January 2012

Reklamasi Pasca Tambang

Reklamasi adalah kegiatan yang bertujuan  memperbaiki atau menata kegunaan lahan yang terganggu sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan, agar dapat berfungsi dan berdaya guna sesuai peruntukannya. Pembangunan berwawasan lingkungan menjadi suatu kebutuhan penting bagi setiap bangsa dan negara yang menginginkan kelestarian sumberdaya alam. Oleh sebab itu, sumberdaya alam perlu dijaga dan dipertahankan untuk kelangsungan hidup manusia kini, maupun  untuk generasi yang akan datang (Arif, 2007).
Manusia merupakan penyebab utama terjadinya kerusakan lingkungan (ekosistem). Dengan semakin bertambahnya jumlah populasi manusia, kebutuhan hidupnya pun meningkat, akibatnya terjadi peningkatan permintaan akan lahan seperti di sektor pertanian dan pertambangan. Sejalan dengan hal tersebut dan dengan semakin hebatnya kemampuan teknologi untuk memodifikasi alam, maka manusialah yang merupakan faktor yang paling penting dan dominan dalam merestorasi ekosistem rusak. 

Kegiatan pembangunan seringkali menyebabkan kerusakan lingkungan, sehingga menyebabkan penurunan mutu lingkungan, berupa kerusakan ekosistem yang selanjutnya mengancam dan membahayakan kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Kegiatan seperti pembukaan hutan, penambangan, pembukaan lahan pertanian dan pemukiman, bertanggung jawab terhadap kerusakan ekosistem yang terjadi. Akibat yang ditimbulkan antara lain kondisi fisik, kimia dan biologis tanah menjadi buruk, seperti contohnya lapisan tanah tidak berprofil, terjadi bulk density (pemadatan), kekurangan unsur hara yang penting, pH rendah, pencemaran oleh logam-logam berat pada lahan bekas tambang, serta penurunan populasi mikroba tanah. Untuk itu diperlukan adanya suatu kegiatan sebagai upaya pelestarian lingkungan agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut. Upaya tersebut dapat ditempuh dengan cara merehabilitasi ekosistem yang rusak. Dengan rehabilitasi tersebut diharapkan akan mampu memperbaiki ekosistem yang rusak sehingga dapat pulih, mendekati atau bahkan lebih baik dibandingkan kondisi semula (Rahmawaty, 2002).   

Kegiatan pertambangan bahan galian berharga dari lapisan bumi telah berlangsung sejak lama. Selama kurun waktu 50 tahun, konsep dasar pengolahan relatif tidak berubah, yang berubah adalah sekala kegiatannya. Mekanisasi peralatan pertambangan telah menyebabkan sekala pertambangan semakin membesar. Perkembangan teknologi pengolahan menyebabkan ekstraksi bijih kadar rendah menjadi lebih ekonomis, sehingga semakin luas dan semakin dalam mencapai lapisan bumi jauh di bawah permukaan. Hal ini menyebabkan kegiatan tambang menimbulkan dampak lingkungan yang sangat besar dan bersifat penting. Pengaruh kegiatan pertambangan mempunyai dampak yang sangat signifikan terutama berupa pencemaran air permukaan dan air tanah. Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak dan bahan tambang lainnya apabila diekstraksi harus dalam perencanaan yang matang untuk mewujudkan proses pembangunan nasional berkelanjutan (Arif, 2007). Di antara keberlanjutan pembangunan tersebut yaitu dapat terwujudnya masyarakat  mandiri pasca penutupan/pengakhiran tambang (Pribadi, 2007). Aktifitas ekonomi tetap berjalan setelah pengakhiran tambang,  dan tidak terjadi “Ghost Town” (Kota Hantu).

Daerah yang telah dilakukan pangakhiran tambang tidak selalu berdampak potensi bahan galiannya habis sama sekali. Komoditas bahan galian tertentu dapat masih tertinggal sebagai akibat tidak mempunyai nilai ekonomi bagi pelaku usaha yang bersangkutan. Akan tetapi sumber daya bahan galian tersebut dalam jangka panjang dapat berpeluang untuk diusahakan apabila antara lain terjadi perubahan harga atau kebutuhan yang meningkat signifikan.  
Reklamasi lahan bekas tambang selain merupakan upaya untuk memperbaiki kondisi lingkungan pasca tambang, agar menghasilkan lingkungan ekosistem yang baik dan diupayakan menjadi lebih baik dibandingkan rona awalnya, dilakukan dengan mempertimbangkan potensi bahan galian yang masih tertinggal...(sumber : upiet upik...Thx)

Sunday, 8 January 2012

HIPERTENSI

Tekanan darah tinggi atau hipertensi telah menjadi penyakit yang umum bagi banyak orang saat ini, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan perkotaan. Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu faktor penyebab stroke, serangan jantung, dan juga gagal ginjal. Dan akibat terburuk dari penyakit ini adalah kematian. Penyakit ini juga menimpa keluargaku....dari Kakekku....ibuku...yang akhirnya meninggal karena gagal ginjal....dan saat ini papaku yang masih dirawat di rumah sakit karena juga disebabkan oleh penyakit itu. 

Penyakit darah tinggi atau Hipertensi merupakan suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.

Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.

Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung.

Penyebab Hipertensi
Penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. sebelumnya ibuku penderita Maag akut....jadinya beliau sering konsumsi obat anti maag, namun minumnya kurang...papaku, karena konsumsi obat anti radang karena tenggorokannya suka gatel...jadii banget deh....tapi kata dokter, merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi dikarenakan tembakau yang berisi nikotin. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi.
 
Penanganan Hipertensi 

Diet Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)
  • Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam, batasai konsumsi daging dan keju ataupun saos yang memiliki kandungan sodium
  • Perbanyak konsumsi semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 sagat dikenal efektif dalam membantu penurunan tekanan darah (hipertensi).
  • konsumsi mengkudu dan labusiam katanya juga bagus tuh untuk menurunkan darah tinggi
  • olahraga yang teratur...dan kontrol emosi yang berlebihan.....ini aku bangetzzz...!

Wednesday, 4 January 2012

Perlunya Data dan Informasi


Pelaksanaan kegiatan pembangunan sangat memerlukan data dan informasi sebagai bahan untuk mengambil keputusan. Terlebih pelaksanaan kegiatan pembangunan tersebut bersifat kompleks dan harus ditangani dengan  yang cepat sehingga memerlukan data dan informasi sebagai bahan analisis untuk mengambil kebijakan penanganan.
Data dan informasi yang bersifat keruangan (spasial) terutama dalam hal Inventarisasi potensi sumberdaya lahan merupakan bentuk informasi yang diperlukan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan pembangunan. Data dan informasi spasial tersebut diperlukan untuk menganalisis berbagai aspek fisik wilayah yang dapat dikombinasikan dengan berbagai bentuk data lainnya untuk menghasilkan data dan informasi dengan tingkat akurasi, aktualitas, cepat, andal dan memiliki aksesibilitas penyampaian data  yang tinggi. Informasi tersebut diperoleh dari integrasi teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG) yang menyajikan informasi fakta wilayah dalam suatu sistem yang  memenuhi  aspek-aspek kualitas, kuantitas, kecepatan dan ketepatan waktu perolehan informasi suatu wilayah.
Sejalan dengan hal tersebut, kebijakan otonomi daerah (Otoda) dalam Undang-undang (UU) Nomor 22 tahun 1999 dengan prinsip otonomi yang luas, nyata, dan bertanggung jawab sangat menekankan pada prinsip demokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan, keadilan serta memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah. Oleh karena itu setiap wilayah Otoda harus mempunyai data dasar wilayahnya yang berbentuk spasial. Data dasar spasial yang utama adalah batas administrasi, berupa bentuk lahan mencakup ketinggian wilayah, kelerengan, jaringan sungai dan jalan, penutup lahan termasuk wilayah-wilayah strategis baik dari segi ekonomi maupun politik dan sosial budaya.
Sehubungan dengan keperluan tersebut di atas, maka Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Bappeda Kabupaten Tabalong bekerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melaksanakan kegiatan Penyusunan Basis Data Spasial Kabupaten Tabalong yang menghasilkan peta-peta tematik yang diolah dari peta citra satelit maupun peta resolusi tinggi untuk wilayah Kabupaten Tabalong. Peta-peta tematik ini diharapkan menjadi acuan bagi SKPD-SKPD maupun publik sebagai bahan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan maupun pengendalian kegiatan pembangunan di Kabupaten Tabalong.

SEPI.......TANPAMU...

Ada yang tidak pernah terungkap

antara dua hati

yang telah lama saling membungkam

dan hari-haripun

serasa amat panjang

sepikah itu..............?